BOJONEGORO, – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang diadakan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada tahun 2026 memberikan bukti bahwa pembangunan bukan hanya sekadar fisik. TMMD merangkul Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, dengan fokus pada peningkatan keamanan dan kesiapsiagaan komunitas lokal terhadap bencana.
Sosialisasi Kebencanaan yang dilaksanakan oleh BPBD Kabupaten Bojonegoro pada Selasa (28/7/2026) menjadi titik temu masyarakat dengan tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Acara ini tidak hanya merupakan forum diskusi, namun menjadi wadah bagi warga untuk belajar beragam cara melindungi diri dan sesama sewaktu bencana melanda.
Mengingat risiko yang dihadapi warga Bojonegoro, mulai dari banjir akibat Bengawan Solo hingga ancaman tanah longsor, program edukasi ini menjadi sangat relevan. Peserta sosialisasi diberikan pelatihan mengenai mitigasi bencana serta taktik penyelamatan yang esensial dalam situasi darurat,
Kasubbag Umum dan Kepegawaian BPBD, Ginuk Karniati, yang menggantikan Kalaksa Heru Wicaksi, menyoroti bahwa tujuan sosialisasi ini adalah untuk mendorong masyarakat agar tidak panik tetapi bertindak rasional saat menghadapi bahaya. Dia menekankan bahwa pengetahuan yang dibagikan adalah investasi untuk keselamatan diri dan komunitas.






