LAMONGAN — Saat terik matahari menyengat, suara mesin mollen terus berputar di Desa Tlemang. Suara yang dihasilkan ini berpadu dengan semangat gotong royong antara TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-129 dan masyarakat, yang bersama-sama mengerjakan pembangunan dan pengecoran jalan utama desa.
Jalan yang sebelumnya dipenuhi lubang dan berbahaya saat hujan kini perlahan mulai bertransformasi menjadi jalur beton yang robust dan teratur. Perubahan ini sangat berarti bagi warga Desa Tlemang, yang bergantung pada akses baik untuk mengangkut hasil pertanian dan aktivitas sehari-hari.
Bagi anggota TNI, pengecoran jalan bukan hanya sekadar melaksanakan misi tetapi juga bagian dari upaya mendorong peningkatan ekonomi warga. ”Kami ingin memastikan bahwa setelah program TMMD selesai, warga menikmati akses yang lebih baik untuk mendukung kesejahteraan mereka,” ungkap seorang prajurit saat berfokus meratakan semen.
Keterlibatan warga sangat jelas terlihat, dengan pria dan wanita turut berkontribusi dalam dukungan praktis, seperti menyuguhkan kopi dan makanan. Bapak Mulyono Kusno, seorang tokoh di Desa Tlemang, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI yang telah membantu mereka. ”Perbaikan jalan ini sangat berarti bagi kami, dan kami siap membantu sampai selesai,” ujarnya sambil terlihat terharu.
Dengan semangat kolaborasi ini, diharapkan proyek pengecoran jalan utama dapat selesai tepat waktu dengan hasil yang terbaik. Kemanunggalan antara TNI dan rakyat di Desa Tlemang menjadi modal penting dalam menciptakan masa depan yang menjanjikan bagi semua.






